Sabtu, 02 Mei 2009

MAKALAH TROUBLE SHOOTING (BIOS)

OFITRA F
13071229


AMIK BSI jur teknik komputer 13.4A.11


BAB I

PENDAHULUAN

Hardware komputer merupakan perangkat keras komputer yang pada
dasarnya terdiri dari 4 media :
1. Media Input
2 Media Input adalah parangkat keras yang berfungsi untuk memasukan data ke computer agar data dapat dimengerti computer.
Ex: Key Board, Mouse, Scaner, Monitor (tootscreen), Joystic, dll.
. Media Proses / Central Procesing Unit (CPU)
Media Proses adalah perangkat yang berbentuk chip yang berfungsi sebagai pengolah data.
Pada CPU terdiri dari 2 bagian :
1. Arimatic Logic Unit (ALU)
ALU berfungsi untuk melakukan operasi – operasi aritmatika dan logika sesuai
dengan perintah program.
2 .Control Unit (CU)
CU berfungsi mengatur peralatan input dan output.
3. Media Penyimpanan
Media Penyimpanan berfungsi untuk menyimpan data yang telah kita olah maupun yang
langsung kita input ke computer. Media ini terdiri dari :
- Media penyimpanan volatile
Media ini hanya bisa menyimpan data pada saat ada aliran listrik. Setelah aliran
lisrik tidak ada maka data akan hilang.



Ex: RAM (Radom Akses Memori)
- Media penyimpanan nonvolatile
Media penyimpanan nonvolatile adalah media penyimpanan yang bisa menyimpan data
walaupun tanpa arus listrik.
Ex: ROM (Read Only Memori), Harddisk, flopidisk.


4. Media Output
Media Output berfungsi untuk memberikan output/keluaran dari proses yang di jalankan
computer.
Ex: Monitor, Speaker, Printer, dll.
Bagian – bagian Hardware Komputer
A. Prosesor ( CPU )
Prosesor adalah pusat pengendali dari sebuah komputer. Ukuran dari suatu prosesor
di notasikan dalam Mega Hertz (MHz) sampai dengan Giga Hertz (GHz) disebut dengan clock
. Ukuran ini memperlihatkan kecepatan prosesor dalam mengolah data. Adapun merk- merk
prosesor saat ini diantarnya : Intel, AMD, IBM, VIA, dan lain-lain.
Diantara merk-merk ini yang banyak digunakan adalah Intel dan AMD.
- Intel
Merk Intel berkembang dari Celeron, Pentium 1-4, Pentium D, Dual Core, Core 2 Duo,
Core 2 Quad, Core 2 Extrem, dan yang baru-baru ini sedang tahap rilis yaitu Nehalm.
Nehalm adalah nama yang dikeluarkan dari intel saat ini, tidak menutup kemungkinan namanya
bisa berubah saat prosesor ini di keluarkan sekitar 2009 yang akan datang.

- AMD
AMD juga mengeluakan prosesornya dari Duron, Atlhon 64, Atlhon 64 X2, Turion X2,
Phenom X4 Quadcore.
Prosesor berkembang secara garis besar dapat dilihat dari kecepatan clocknya dan
jenis prosesornya. Selain itu juga dapat dilihat dari fitur dan cache memorinya.
Cache memori adalah memori yang memiliki kecepatan tinggi yang di gunakan sebagai
perantara antara Ram dan Prosesor. Chace memori umumnya menggunakan memori statik (SRAM).
B. Motherboard (MOBO)
Motherboard adalah papan PCB yang merupakan tempat komponen-komponen komputer terpasang.
Bagian-bagian dalam MOBO di antaranya adalah sebagai berikut :
1. Soket Prosesor
Soket Prosesor adalah tempat dipasangnya prosesor. Ada banyak jenis nama dari Soket tergantung dari jumlah kaki dan prosesor yang dipasang. Dalam membeli Mobo sangat penting untuk memperhatikan jenis soket pada mobo yang akan kita beli. kalau sampai
salah bisa jadi prosesor yang kita beli tidak bisa di pasang pada mobo tersebut.
Ex : Soket 478 -intel p4 ke bawah. Soket 775 -intel p4 ke atas bahkan sampai Q2Extrem,
Soket AM2 -AMD







2. Chipset
Chipset adalah kompunen utama selain chipset dan menjadi pertimbangaqn penting dalam membelii laptop. Chipset berisi sambungan pada seluruh mtherboard, kecuali prosesor dan memori, pada keseluruhan sistem. Cihpset merupakan inti dari mobo. Chipset yang digunakan sebuah mobo mempunyai efek yang sangat besar pada performa mobo tersebut.
Chipset mengatur performa, batas limit prosesor dan kecepata, bus-bus pendukung dan kecepatanya, dan lain – lain. Jenis chipset dalam mobo terdiri dari 2 jenis :
a. Sourthbridge
chipset ini berfungsi menghubungkan dan mengendalikan bus IDE, PCI, keyboard, mouse,
USB dan power management.
b. Northbridge
Chipset ini terletak di dekan soket prosesor dan fungsinya untuk menghbungkan dan
mengendalikan prosesor dengan sistem memori dan sistem grafis.

Pada intel bisa dilihat beberapa chipset tebarunya berikut :
- Intel P35 express chipset [quatil ke-2 2007]
P35 mendukung teknollogi terbaru dual chanel memori DDR3 juga sekaligus DDR2 dan bisa mengoptimalkan bandwith yang ada dengan teknologi 1333Mhz. Serta dukungan terhadap bagi keluarga prosesor Intel Core 2 seperti Core 2 duo dan Core 2 quad proseosor.

- Intel X38 express chipset [quatil ke-3 2007]
Sama sepertrti P35 yang memberikan dukungan terhadap core 2 duo dan core 2 quad prosesor. Namun X38 juga memberikan dukungan bagi prosesor core Extrem. untuk yang keunggulan lainnya sama dengan P35. Yang membedakan pada 2 chipset ini adalah X38 memberiakan
dukungan terhadap PCI express 2.0 (namun ternyata P35 juga mempunyai keunggulan tersebut tergantung dari vendor pembuat mobo itu sendiri untuk memberikan dukungan baik secara software atau hardware. Selain itu pada X38 juga ditambahkan kemampuan grafis dual PCI express 16x.

- Intel X48 express chipset [maret 2008]
Chipset ini baru di luncurkan bulan maret 2008. Sebetulnya belum banyak yang bisa
diketahui dari keunggulan chipset ini. ada beberapa alasan intel mengeluarkan
chipset ini diantaranya :
+ kemampuan overclock dari X38 dan P35 tidak jauh berbeda.
+ performa dari DDR3 pada X38 kurang optimal, dan kadang lebih baik dari DDR2 milik P35.


3. Bios
Bios (Basic Input Output System) berperan untuk membasa komponen-kompenen yang ada di dalam komputer. Pada saat komputer di hidupkan (bootiing) prosesor akan menjalankan BIOS. Secara umum BIOS pada komputer dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu BIOS motherboard adalah BIOS yang terdapat pada chip flash rom yang tertancap pada mobo dan Option RIM/Expansion ROM adalah BIOS yang terdapat pada add-on card VGA card, land card, dll.

4 .Konektor Power
Koneksi yang digunakan untuk menghubungkan power supply ke mobo. ada yang jenis AT
(20 pin) dan jenis ATX (24pin). Selain itu ada juga koneksi power 6 pin ke
VGA untuk kelas high end dan koneksi power ke kipas yang sering kita temui.


5 .Cmos
Chip NVRAM (Non Volatile RAM) yang di backup dayanya menggunakan
baterai (baterai Cmos), fungsinya untuk menyimpan
setting BIOS seperti tanggal, jam, dan setting – setting lainya
yang kita set sebelumya di BIOS. Jadi kalau kita melepas baterai
Cmos ini maka BIOS yang sudah kita setting akan kembali ke posisi defaultnya.

6 .Slot VGA
Slot VGA adalah tempat VGA ditancapkan. Slot ini berpengaruh
pada VGA add-on yang mau kita beli. ada beberapa tipe slot VGA misalnya :
- slot AGP (Accelarated Grapic Port)
- slot PCI express 1.0
- PCI express 2.0
7. Slot PCI
Biasanya slot ini berwarna putih. slot ini mendukung akses 32 bit.
berfungsi untuk menambakan peripheral tambahan seperti sound card,
TV tuner, modem, dan yang linya.
8 .Slot IDE
Slot yang digunakan untuk menghubungkan periphrial IDE seperti CD,
Hard disk pararel ATA ke Mobo. slot ini sudah di tinggalkan di Mobo -mobo keluaran baru dan sebagai gantinya adalah slot serial ATA. slot serial ATA lebih diplih karena selain lebih cepat transfer datanya ukuran kbelnya lebih ringkas dan harga peripherial SATA lebih murah dari pada PATA.
9 .Port I/O
Saat ini mobo mempunyai port I/O yang build-in atau menyatu. sontoh
dari port ini antara lain adalah port pararel, port serial, port mouse (PS2),
port USB, port audio, port game/joystick dll.]
Tips memilih MOBO :
- Sesuaikan dulu dengan merk dan tipe slot prosesor yang kita beli.
- Perhatikan jenis Chipsetnya (semakin smakin bagus).
- Lihat FSB maksimalnya. Biasanya untuk intel : 800 – 1333 Mhz, AMD : 2000 Mhz.
- Kelengkapan dari slot – slotnya dan memiliki desgn layout yang tidak terlalu sempit dan semrawut.
- Pilih Mobo yang solid kapasitor (kapasitor berwarna perak tanpa ada penbungkus plstik) karena lebih tahan terhadap suhu tinggi dan mampu meredam riple (fluktuasi arus dantegangan listrik).
C. Random Aces Memory (RAM)
Seperti yang kita bahas sebelumnya RAM adalah media penyimpanan yang bersifat volatile (hanya bisa menyimpan data jika mendapat aliran listrik). Kapasitas penyimpanan RAM dinyatakan dalam satuan Megabyte. RAM bekerja dengan listrik berupa chip bukan dengan motor sehingga kerjanya pun lebih cepat. Adapun beberapa jenis RAM antara lain :
- SDR : RAM yang berbentuk DIMM (Dual Inline Memory Module), modul RAM yang memiliki chip RAM pada kedua sisi papanya. Memiliki jumlah kaki sebnyak 168 pin dan digunakan pada PC lama.
- DDR : Jenis RAM yang yang jarang digunakan lagi. Memiliki jumlah pin 184 buah dan lebih cepat dari SDR.


D. Hard Disk (HD)
Hard Disk merupakan media penyimpanan data yang bersifat nonvolatile. Hard Disk mempunyai piringan metal yang dapat menyimpan data berupa titik-titik magnet. Hard disk yang umum di jual sekarang ini berkapasitas 80 GB ke atas. Ada beberapa jenis HD seperti PATA, SCSI, SATA. Yang sering digunakan adalah SATA dan PATA yang agak ditiggalkan.
E. Virtual Grapic Adapter (VGA)
VGA adalah piranti penghubung antara komputer dan monitor. Dilihat dari fisiknya VGA terdiri dari jenis add-on (VGA yang ditancapkan di slot VGA) dan jenis build-in (VGA yang sudah menyatu dengan mobo). VGA juga mempunyai prosesing unit layaknya CPU yang di sebut Grapic Prosesing Unit (GPU) dan memori seperti ram.
F. Removable Disk
G. Cassing dan Power Supply Unit
- Casing berfungsi untuk menghambat debu, air, hewan kecil yang berpotensi merusak komponen-komponen komputer yang terdapat dalam casing dan menjaga suhu dalam casing dengan memasukan udara dari luar untuk mengganti udara panas dalam casing. Pemilihan casing sangat penting untuk komputer yang selalu hidup seperti komputer server.
- PSU (power supply unit) merupakan piranti yang mempunyai peran yang sangat penting dan biasanya diukur dalam satuan watt. Namun hal ini sering dilupakan ketika membeli sebuah komputer. PSU berfungsi untuk memasok listrik ke hampir semua komponen komputer agar bisa bekerja sebagaimana mestinya dan menjaga kestabilan komputer. Berdasarkan jumlah pin ada yang 20 pin dan 24 pin. Mobo keluaran baru bisanya 24 pin unutk koneksi powernya. Tapi dengan 20 pin pun seharusnya bisa berjalan. Karena 4 pin tambahan ditujukan untuk mensupply slot PCI express. Berdasarkan railnya ada yang multi rail dan single rail (Rail adalah sistem pengantaran tenaga). Dan ada yang truepower dan non true power. Sebaiknya dalam pembelian komputer 15 % dari budget dialokasikan untuk membeli PSU. Anda tidak mau komponen komputer anda gosongkan?
H. Monitor
I. UPS







BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian BIOS
BIOS
Singkatan dari Basic Input Output System. Suatu program kecil yang terletak
di chip motherboard berguna untuk mengatur dan mengontrol hardware komputer
sebelum sistem operasi diload.
Disingkat dengan BIOS. Suatu program di ROM yang menghubungkan perangkat
keras dengan sistem operasi. BIOS berfungsi membangunkan/menfungsikan setiap hardware yang terdapat di dalam komputer anda, seperti motherboard, prosessor, RAM, dll. Setelah itu, BIOS akan melakukan pembagian resource sehingga setiap perangkat keras (hardware) akan dapat berfungsi sesuai dengan fungsinya. Kemudian BIOS akan membimbing komputer untuk melakukan rangkaian tes hardware dan melakukan proses boot sebelum akhirnya memanggil BOOTLOADER (program yang dapat menjalankan sistem operasi) yang akan memanggil sistem operasi yang anda gunakan, apakah itu Windows, DOS, OS/2, Linux, Unix, atau lainnya.
BIOS adalah satu cip yang mempunyai data mengenai keperluan proses bagi proses komputer. Contoh : Harddisk, CD, CPU dan RAM perlu dikenal
terlebih dahulu sebelum data tersebut disimpan pad BIOS. Kerja-kerja ini akan dilakukan oleh BIOS. BIOS disimpan didalam suatu chip di motherboard. Pada motherboard jenis lama, BIOS disimpan di dalam EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory). BIOS yang disimpan dalam chip ini tidak dapat diupgrade atau diganti isinya. Motherboard yang lebih baru menggunakan jenis chip BIOS EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) atau FLASH ROM. Kedua jenis chip ROM ini dapat diganti isinya dengan menggunakan tegangan tertentu pada motherboard sehingga isi BIOS dapat diupgrade dengan menggunakan software khusus. Tetapi, perlu diketahui bahwa disamping BIOS, di dalam chip ROM BIOS juga terdapat komponen lain, seperti Bootblock - berupa rutin yang menjalankan booting BIOS - , ESCD - Extend System Configuration Data, yang menyimpan konfigurasi hardware - , DMI - berisi data komponen PC, seperti merek motherboard, jenis prosessor, dsb - , dan rutin untuk dekompresi bios.


B. Jenis-jenis BIOS
Secara umum BIOS pada komputer dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu

1. BIOS motherboard adalah BIOS yang terdapat pada chip flash rom yang tertancap pada mobo dan Option RIM/Expansion
2.ROM adalah BIOS yang terdapat pada add-on card VGA card, land card, dll
C. Konfigurasi BIOS
Setelah proses perakitan komputer selesai dan sebelum kita melakukan instalasi System Operasi, maka terlebih dahulu kita harus elakukan konfigurasi BIOS. BIOS (Basic Input Output System) merupakan langkah awal proses pengandalian komputer.
Saat komputer di hidupkan akan membaca BIOS untuk melakukan POST, Proses Power On SelfTest (POST) adalah proses pemeriksaan komponen-komponen PC pada saat komputer melakukan cold boot (ketika baru dinyalakan atau setelah kita tekan tombol reset), dalam Proses ini yang akan di periksa antara lain integritas memori, kesiapan card-card, dsb.
Pengujian proses POST ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh system berjalan dengan normal dan tidak terjadi kerusakan hardware. Bila pada proses ini ditemukan kesalahan, maka speaker akan langsung mengeluarkan bunyi beep tertentu.
Untuk mengetahui konfigurasi BIOS maka ikutilah langkah-langkah berkut ini
Jika komputer sudah dirakit maka segera hidupkanlah komputer untuk memulai proses bootingmouse, keyboard harus terpasang terlebih dahulu.



1. Tekan tombol del pada keyboard sebagian besar komputer untuk masuk ke menu BIOS menekan tombol del.

2. Anda akan masuk BIOS. Motherboard yang digunakan disini adalah AwardBIOS. Jadi langkah-langkah berikut ini disusun berdasarkan AwardBIOS. Pengaturan untuk jenis BIOS lainnya kurang lebih sama saja kok. Nah, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengeset waktu yang akan digunakan oleh sistem komputer. Aturlah melalui menu [Main] [System Time]. Untuk mengubahnya, gunakan tombol [+], [-] dan tombol [Tab] pada keyboard Anda.

3. Selanjutnya, dengan cara yang sama, ubahlah tanggal pada sistem komputer Anda melalui menu [System Date]


4. Setelah mengeset waktu dan tanggal dari sistem, Anda juga dapat memasang password BIOS agar orang lain tidak dapat mengubah setelan BIOS yang Anda buat. Caranya, pilih menu [Supervisor Password], lalu tekan tombol [+] pada kibor. Selanjutnya, masukkan password Anda pada boks Enter Password, lalu klik [Enter]. Masukkan kembali password Anda pada boks Confirm Password, kemudian kembali klik [Enter]. Nah, sekarang status opsi Supervisor Password pasti menjadi Enabled.



5. Bila PC Anda akan dipakai beramai-ramai, Anda juga bisa mengeset user password untuk masing-masing pengguna. Manfaatkan saja menu [User Password]. Cara mengesetnya sama saja kok dengan pengaturan pada supervisor password.


6. Sekarang bukalah menu [Advanced] dengan menekan tombol [‡] (arah panah ke kanan) pada kibor Anda, lalu pilih [I/O Device Configuration] kemudian [Enter].




7. Di sini Anda dapat mengatur penggunaan fitur onboard pada motherboard Anda. Misalnya, bila Anda menggunakan kartu suara dan modem yang bukan on-board, ubahlah opsi [Onboard AC97 Audio Controller] dan [Onboard AC97 Modem Controller] menjadi [Disabled] dengan menekan tombol [+] pada kibor Anda. Selanjutnya klik [Esc] untuk kembali ke menu [Advanced].

8. Sekarang pilih opsi [PCI Configuration] lalu tekan [Enter]. Kemudian agar slot USB Anda berfungsi set opsi [USB Function] menjadi [Enabled]. Jika belum, Anda bisa mengubahnya dengan menekan tombol [+]. Jika sudah, kembali ke menu [Advanced] dengan menekan tombol [Esc].

9. Selanjutnya Anda dapat mengubah manajemen penggunaan listrik dari komputer melalui menu [Power] dengan menekan tombol [+]. Namun untuk mudahnya, tak usah mengubah hal apa pun dalam pengaturan ini.




10. Selanjutnya buka menu [Boot]. Nah, untuk memudahkan penginstalan sistem operasi yang akan dilakukan setelah ini, ubahlah pola boot dari PC. Set CD ROM sebagai boot device pertama, kemudian hard disk sebagai boot device ke dua dan floopy boot device ke tiga, dengan menggunakan tombol [+] atau [-]. Gunanya, agar tiap kali booting, komputer mencari adanya sistem operasi di CD-ROM dulu, baru kemudian hard disk, dan floopy.

11. Masukkan CD instalasi Windows XP ke CD-ROM drive. Setelah itu, pilih menu [Exit] [Exit Saving Changes] untuk keluar dari BIOS dan menyimpan pengaturan yang Anda buat barusan. Selanjutnya komputer akan restart. Dan jika Anda tadi mengaktifkan user password, maka akan muncul bok password. Isi password tersebut agar komputer dapat melanjutkan proses booting.

BAB III
KESIMPULAN
PENGERTIAN BIOS
BIOS (Basic Input Output Sistem) adalah program controller standar yang terpasang pada motherboard. program ini disimpan dalam suatu chip dalam komputer.
BIOS (Basic Input Output Sistem),merupakan sebuah program yang mengatur konfigurasi komponen input dan output yang terpasang padaPC baik secara software maupun hardware.
BIOS, bagian dari sistem operasi yang dapat mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem-BOOT komputer. BIOS terdapat di ROM dari sistem, dan pada umumnya BIOS tersimpan secara permanen.Program yang digunakan mikroprocessor untuk menyalakan komputer.BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer.

FUNGSI BIOS
BIOSpun memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting, dan fungsi BIOS sendiri antara lain:
*INisialisasi serta pengujian terhadap perangkat keras (hardware),
*membuat dan menjalankan sistem operation (sistem operasi),
*mengatur beberapa setting dalam komputer,
*membantu sistem operasi dan aplikasi dalam prose pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS runtimen service.
MASALAH BIOS
Masalah pada BIOS dapat terjadi, bios dapat rusak misalnya oleh masa pakainya yang sudah terlalu lama, penggunaan yang salah pada BIOS, dan adanya pengaruh dari virus misalny virus CIH.

JENIS BIOS
BIOS tergolong kedalam suatu chip dan diisi dengan cara elecktromagnetic (pencahayaan). Pada umumnya BIOS disimpan dalam chip EPROM (Erasable Programmable ROM) atau EEPROM (Electrical Erasable Programmable ROM).
Di pasaran ada banyak sekali perusahaan komputer yang mengeluarkan produk BIOS, antara lain: AWARD BIOS, PHOENIX BIOS, AMIBIOS, compaq, IBM Aptivas dan Thinkpads, dll.






MENGAMANKAN BIOS
Untuk mencegahnya beberapa setting yang salah pada BIOS, yang dilakukan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Karena salah pengaturan pada BIOS dapat merugikan komputer dan kita sendiri sebagai pengguna. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan menjadi alasan mengapa kita harus mengamankan BIOS, yaitu:
1. Mencegah dirubahnya konfigurasi pada BIOS
Jika seseorang dapat masuk kedalam seetting BIOS, maka dengan mudah dapat
mengacak-ngacak system. Mendisable hardware atau merubah urutan booting.

2. Mencegah SYSTEM BOOTING
Beberapa jenis dari BIOS memberikan pasword full bagi pemakai. fungsinya agar orang lain tidak dapat masuk pada setting BIOS, dan hanya anda saja yang dapat masuk pada setting BIOS tersebut.
tetapi jika anda lupa dengan pasword yang trelah anda buat, maka ada dua cara yang dapat kita lakukan yaitu:
1. Dengan reset jumper. Cara seperti ini dapat dilakukan dengan mengikuti petunjuk
dari Manual Book.
2. Dan dengan melepas baterai CMOS, lalu memasangkannya kembali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar